bayangan jatuh
dekat,
diantara dua nafas
bayangbayang raib diusai nafas
dalam hati
meninggalkan usai rasa bercinta.
tiap kali bercinta,
raib rupa sedang rasa terus mekar melukis hati
seperti pagi manakala terjaga,
terbangun dan melihat hari disinar mentari yang tinggalkan malam pengubur terang dipanggil waktu.
ketika dikata semua,
manakala segala dilakukan dalamnya hati, tetap di hati
kadang hanya berpikir, dalam ketika merasa lalu tersenyum.
seperti ucapan pada kata yang membaca garisgaris temali tiap tautan, manakala berdiri atau duduk sentuhkan jemari meraba wajah dalam mata tertutup memanggil bayangbayang.
atau seperti dalam mimpi yang jatuh saat musim dingin,
datang menyalakan bara dihembus angin,
manakala membara, kobarannya mampu menyalakan api.
senang dirasa, hati mendamaikan rasa.
biarkan berputar terus berputar dalam diri hingga panas lahirkan uap,
biarkan berlari kedalam hati,
dalam hati yang hangat menyelimut, hingga terjaga lalu akan mendekap, mengeluarkan agar dan saling
memeluk seperti pertama kali terjatuh di awal pisah,
atau seperti kepalan tangan yang erat manakala jemarinya dalam satu rangkulan diawal rasa merasakan udara dunia.
biarkan dalam hati, mendapatkan kelahiran rasa cinta yang suka atas kelahiran cinta ditaburkan oleh sadarnya rasa.
terbangun dan melihat hari disinar mentari yang tinggalkan malam pengubur terang dipanggil waktu.
ketika dikata semua,
manakala segala dilakukan dalamnya hati, tetap di hati
kadang hanya berpikir, dalam ketika merasa lalu tersenyum.
seperti ucapan pada kata yang membaca garisgaris temali tiap tautan, manakala berdiri atau duduk sentuhkan jemari meraba wajah dalam mata tertutup memanggil bayangbayang.
atau seperti dalam mimpi yang jatuh saat musim dingin,
datang menyalakan bara dihembus angin,
manakala membara, kobarannya mampu menyalakan api.
senang dirasa, hati mendamaikan rasa.
biarkan berputar terus berputar dalam diri hingga panas lahirkan uap,
biarkan berlari kedalam hati,
dalam hati yang hangat menyelimut, hingga terjaga lalu akan mendekap, mengeluarkan agar dan saling
memeluk seperti pertama kali terjatuh di awal pisah,
atau seperti kepalan tangan yang erat manakala jemarinya dalam satu rangkulan diawal rasa merasakan udara dunia.
biarkan dalam hati, mendapatkan kelahiran rasa cinta yang suka atas kelahiran cinta ditaburkan oleh sadarnya rasa.
adi m-oneS
1 Agustus 2012

Tidak ada komentar:
Posting Komentar