isyarat rasa mula terlukis
gambaran jiwa telah dironai
keinginan damba telah dikata
semerbak tebaran aroma terciummenggetar jiwa,
menghambur bahasa,
menggema rindu,penapak tiadalah henti beralih tapak tinggalkan jejakbertaut telusuri setapak menimang pikir hadirnya rona merupapadanya setapak,
mengibas belukar menemu jalan mendulang bahasa
mencabar memetik aksarapandang memandang,
pisah terbias mengarsir ruang mewarna dinding
dapati pewarna mencabar bayanganpandang memandang,
dapati warna semata diri
mengarsir ruang warna dihitamputihnya rasa.
kota bima, 16_02_2011by: adi_m.s

Tidak ada komentar:
Posting Komentar